Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hipnoterapi Kecemasan| Hipnoterapi Makassar |

Hipnoterapi Kecemasan



Rasa cemas berlebihan atasi dengan hipnoterapi - Hipnoterapi Kecemasan.

Seperti sebelumnya, kita sudah tahu jika hipnoterapi atau terapi hipnosis adalah salah satu metode pengobatan alternatif yang direkomendasikan banyak orang untuk mengatasi masalah kesehatan fisik dan juga mental. Metode ini harus dilakukan oleh ahlinya langsung, tak boleh dilakukan oleh sembarang orang. Lalu, apa saja manfaat dari pengobatan ini? Benarkah hipnoterapi kecemasan dapat mengatasi rasa cemas yang tak wajar?

Ya, tentu saja jawaban dari pertanyaan di atas 'bisa'. Mengapa? Pasalnya, di zaman ini metode pengobatan alternatif dijadikan untuk mengatasi masalah mental, salah satunya gangguan kecemasan.

Dalam hipnoterapi kecemasan, tenaga ahli atau terapis akan menjalankan beberapa tahapan prosedur untuk dapat mencapai kesuksesan tetapi. Lantas, terapis akan memasukkan sugesti tertentu yang bertujuan untuk dapat mengatasi masalah yang dialami clientnya.


KETAHUI DULU JENIS GANGGUAN KECEMASAN DAN GEJALANYA.

Tak dapat dielak, semua orang di belahan dunia manapun pasti pernah merasa cemas, terlebih lagi jika kita sedang dirundung masalah. Hal seperti ini tentu merupakan hal yang wajar-wajar saja. Akan tetapi, teman-teman harus waspada jika saja rasa cemas terus muncul dengan rasa yang berlebihan. Bisa jadi, gejala yang teman-teman rasakan itu merupakan tanda-tanda gangguan kecemasan.

Perasaan cemas adalah reaksi dari tubuh terhadap stres, yang memiliki manfaat sebagai alarm hati-hati yang membuat kita menjadi lebih waspada lagi. Tetapi, rasa cemas dapat menjadi tidak sehat takkala muncul secara tiba-tiba, secara berlebihan, susah untuk dikontrol, dan juga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya.

Cemas alias anxiety merupakan perasaan khawatir, gugup, atau gelisah yang menyerang penderitanya secara berlebihan. Umumnya, orang-orang yang menderita penyakit ini akan merasakannya ketika dihadapkan dengan situasi tertentu, seperti; sebelum melakukan wawancara tertentu, sebelum melakukan ujian, saat harus mengambil keputusan penting, dan masih banyak pemicu lainnya.

PENYEBAB GANGGUAN KECEMASAN.

Gangguan kecemasan merupakan gangguan mental yang tak dapat dianggap sepele. Mengapa demikian? Karena dipastikan terjadi masalah pada jaringan fungsi otak yang mengatur rasa takut dan emosi pada saraf manusia.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang beresiko tinggi terserang gangguan kecemasan, diantaranya:

  • Mengidap trauma psikologis atau stress yang terjadi akibat pengamalan tak mengenakkan\ menyenangkan,
  • Gangguan turunan,
  • Kelainan kepribadian,
  • Menanggung beban hidup yang berat,
  • Mengonsumsi obat-obatan atau zat tertentu hingga menimbulkan efek samping negatif, seperti kafein dan narkoba,
  • Mengidap gangguan irama jantung dan penyakit tiroid.

MENGENAL GEJALANYA DAN BAGAIMANA CARA MENGATASINYA.

Pada umumnya, gangguan kecemasan terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu; Gangguan panik, gangguan kecemasan umum atau menyeluruh (Generalized Anxiety Disorder), dan ada juga gangguan kecemasan sosial. Gejala yang ditunjukkan dan cara penyembuhannya 'pun berbeda, tergantung dari jenis gangguan kecemasannya. Berikut penjelasan lebih lanjutnya:

1. Gangguan panik.

Umumnya seseorang yang menderita gangguan ini akan merasa panik atau kecemasan berlebihan secara tiba-tiba dan berulang kali tanpa alasan yang jelas. Tingkat keparahannya berbeda-beda, di bawah ini terdapat beberapa gejala yang muncul:

  • Berkeringat dingin,
  • Tubuh gemetar,
  • Merasa takut,
  • Nyeri di dada,
  • Seperti merasa serangan jantung,
  • Merasa sesak atau tersedak sesuatu,
  • Merasa tidak berdaya,
  • Mengalami paltipasi (Berdebar-debar).

Gangguan panik ini biasanya akan berlangsung kurang lebih sekitar 12 menit, namun ada juga yang mencapai 1 jam bahkan lebih. Jika teman-teman merasa mengalami gejala di atas, teman-teman disarankan untuk duduk dan memejamkan mata, lalu menarik nafas dalam-dalam kemudian menghembuskan secara perlahan melalui mulut. Lakukan beberapa kali hingga merasa tenang.

Jika cara di atas tidak berhasil, disarankan teman-teman untuk segera menemui ahlinya atau dokter psikolog untuk mengetahui apakah gangguan panik yang teman-teman idap parah atau tidak. Biasanya dokter psikolog akan memberikan obat-obatan pereda cemas dan juga psikoterapi, khususnya hipnoterapi kecemasan untuk menangani gangguan panik.

2. Gangguan kecemasan umum atau menyeluruh (Generalized Anxiety Disorder).

Kecemasan dengan jenis ini membuat penderitanya merasakan cemas secara berlebihan dalam jangka waktu yang lama, biasanya berakhir hingga kurang lebih 5 sampai 6 bulan. Penderita Generalized Anxiety Disorder (GAD) akan memikirkan atau mengkhawatirkan hal-hal yang ada disekitarnya, seperti keuangan, kesehatan, karir, hipokondria, dan lain-lain. Biasanya sang penderita tidak dapat fokus pada satu hal, sulit berkonsentrasi, dan tidak bisa merasa santai. Banyak kasus rasa cemas ini membuat penderitanya depresi.

Berikut gejala umum yang dirasakan penderita gangguan kecemasan umum:

  • Gemetar dan keringat dingin,
  • Pusing dan sakit kepala,
  • Overthinking berlebihan,
  • Susah tidur,
  • Kontrol emosi yang sangat buruk,
  • Otot tegang, terutama otot leher,
  • Mudah merasa lelah,
  • Dada berdebar kencang,
  • Sulit bernapas,
  • Nafsu makan hilang.

Banyak penderita gangguan ini menyembunyikan perasaan dan gejalanya pada orang-orang. Mereka bersikap seolah-olah sedang baik-baik saja. Kondisi seperti ini dinamakan duck syndrome.

Gangguan ini apabila dibiarkan begitu saja tanpa ada penanganan khusus akan berdampak buruk dan mengurangi kualitas hidup sang penderita. Oleh karena itu, jika teman-teman merasa mengalami gangguan ini maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan ahlinya. Gangguan ini dapat disembuhkan dengan dua cara, yakni melakukan metode hipnoterapi Kecemasan dan mengonsumsi obat-obat psikotropika atau obat penenang yang diresepkan oleh dokter psikolog.

3. Gangguan kecemasan sosial.

Gangguan kecemasan sosial alias fobia sosial adalah kecemasan atau rasa takut luar biasa yang menyerang seseorang jika harus menghadapi situasi sosial atau harus berinteraksi dengan orang banyak atau orang asing, baik sebelum, sesudah, ataupun selama masih berada dalam situasi tersebut.

Biasanya orang dengan gangguan ini akan merasa takut untuk berbicara atau melakukan sesuatu di depan orang baru atau di tempat umum, karena mereka menganggap hal tersebut mempermalukan diri mereka.

Berikut gejala umum yang dirasakan oleh penderita gangguan kecemasan sosial:

  • Takut untuk berinteraksi dan menyapa orang lain, terkhusus orang asing,
  • Takut dikritik atau dihakimi orang lain,
  • Malu atau takut untuk berpergian ke luar rumah atau berada di tempat umum,
  • Tingkat kepercayaan diri rendah,
  • Menghindari tatapan orang, terlebih ketika berinteraksi.

Jenis gangguan ini tentu berbeda dengan perasaan malu yang umum dirasakan oleh banyak orang. Orang yang pemalu umumnya masih bisa berinteraksi sosial atau berkomunikasi serta menjalankan aktivitas sehari-hari, meskipun ada rasa malu di dalam diri mereka jika diajak bertegur sapa atau berkenalan dengan orang lain.

Jika rasa malu yang dirasakan tidak wajar, sekali lagi teman-teman dianjurkan untuk bertemu dengan dokter psikiater atau psikolog. Sama seperti penanganan jenis gangguan lainnya, gangguan kecemasan sosial dapat disembuhkan dengan metode hipnoterapi kecemasan disertai dengan mengonsumsi obat pereda cemas dan antidepresian.

Selain tiga jenis di atas, gangguan kecemasan juga dapat menyerang saat malam hari. Gejalanya hampir sama dengan gejala kecemasan yang menyerang di siang hari. Bedanya, gejala kecemasan pada malam hari dapat membuat penderitanya mengalami gangguan tidur atau sulit tidur hingga menyebabkan insomnia. Penderita gangguan ini disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau menjalani hipnoterapi kecemasan.

LAKUKAN INI UNTUK MENGATASI GANGGUAN KECEMASAN YANG MUNCUL PADA MALAM HARI.

  • Tarik nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan,
  • Pikirkan hal yang positif,
  • Saat merasa lebih tenang, fokuskan diri kamu untuk merilekskan tubuh dan otot,
  • Minum air putih agar lebih tenang,
  • Gerakan tubuh yang ringan,
  • Lakukan meditasi jika teman-teman sedang mengalami gangguan tidur,
  • Setelah lebih tenang, teman-teman bisa kembali ke kamar untuk melanjutkan tidur dan beristirahat.

Akan tetapi, jika teman-teman merasa gangguan ini tidak wajar dianjurkan untuk segera melakukan janji dengan ahli atau dokter psikolog, hingga dapat diberi saran atau sesuatu yang menyembuhkan gangguan ini. Entah itu obat-obatan atau metode hipnoterapi kecemasan.

So, apapun itu jangan pernah menyepelekan sesuatu janggal  yang teman-teman rasa di tubuh kalian. Segera cari tahu penyebabnya, jangan mengdiagnosa mandiri, dan segera konsultasi dengan dokter. 

Salam sehat!