Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Klasik&Modern Hipnoterapi Terhadap Gejala Awal Introvert Anak Remaja

Kombinasi Klasik&Moder Hipnoterapi Terhadap Gejala Awal Introvert Anak Remaja

Client kami kali ini berasal dari Sengkang, yang mana adik ini mengalami gangguan kecemasan yang sudah dialami seminggu lebih. Yang menjadi menarik bagi kami seorang terapis, adik ini tipekal pendiam dan memendam perasaannya, malah bisa menjadi orang yang intropert.

Bahkan pada saat Indept Interview untuk membangun building rapport. Kami lebih banyak diskusi/ngobrol dengan orang tuanya (Ayahnya) yang menceritakan karakteristik anak ini. Setelah kami merasa cukup info dan meminta kesediaan adik ini untuk di hipnoterapi, walaupun tidak menjawab melalui bahasa komunikasi tetapi bahasa tubuhnya menjawab dengan menggelengkan kepala. Tools Hipnoterapi yang kami gunakan adalah:
-Mesmerism Hipnoterapi untuk membuat adik ini masuk dalam kondisi trance yang bahkan masuk dalam kondisi trance lebih dalam/somnam Bolism dengan menggunakan energy.

-Metafora Hipnoterapi yaitu mengajak adik ini membuat visualisasi yang dirasakan dengan sangat jelas, apakah sebuah tempat kedamaian/aktifitas yang menyenangkan buat adik ini apabila terjadi Abreaksi, maka terapis menggiring pikiran dan perasaan adik ini kembali ketempat kedamaian tersebut setelah itu dengan menggunakan Hipnoterapi Progresive.

Hipnoterapi Progresive termasuk salah satu tools andalan Rumah Hipnotis Indonesia selain Mesmerism Hipnoterapi karena bisa langsung dapat mengintervensi masalah gangguan mental yang dialami dan dirasakan  adik ini, dengan terjadinya Abreaksi/menangis pada saat adik ini berada dalam kondisi trance. Yang menariknya adik ini masih tetap tidak berkata sepatah katapun apa yang membuat dia bersedih dan menangis.

Disinilah kecapakan kami sebagai seorang terapis menggali mencari akar masalah yang menjadi trigger gangguan mental adik ini. Metode yang kami lakukan adalah wawancara client dengan jawaban client yang menggunakan gelengan kepala/anggukan kepala dan menggerakkan jari/jempol apabila jawaban yang kami tanyakan jawabanya yes or no, apakah ini termasuk wawancara tubuh 😆😆😁😁.

Alhamdulillah kami dapat simpulkan setelah bertanya tentang lingkungan dalam keluarganya, lingkungan pergaulan dan lingkungan sekolahnya yang menjadi trigger gangguan mental/kecemasan yang dialami adik ini adalah lingkungan sosial di sekolahnya. Yang mana adik ini di bully/di ejek oleh temanya, sehingga adik tidak menerima perlakukan temanya, tools yang kami lakukan selanjutnya adalah future Pacing.

-Future Pacing, adik ini kami arahkan untuk membayangkan dan merasakan cita-cita dan impian yang diharapkan, sehingga memberikan motivasi kembali adik ini supaya tetap optimis, lebih bersemangat dan dapat menggapai segala harapan dan cita-citanya.

Anak-anak yang introvert belum tentu pemalu, mereka bahkan bisa terampil secara sosial. Namun mereka cenderung senang menyendiri, melakukan hal-hal yang tidak bersuara atau hanya bergaul dengan satu teman dekat sekali waktu.